Loading...

Sinopsis Jodha Akbar episode 251

Sinopsis Jodha Akbra episode 251. Moti sedang beres-beres ketika Jodha masuk ke kamar dengan wajah tegang dan tatapan kosong. Moti yang melihat Jodha berdiri mematung, menyapanya. "ada apa Jodha? apa yang dikatakan Jalal tentang Chand begum?" Jodha tidak menyahut, Moti menyentuh lengan Jodha dan berkata, "jodha". Jodha masih dengan tatapan menerawang bertanya pada moti, "Moti, kau pernah mendengar ada raja yang buta huruf, tidak tahu membaca dan menulis?" Moti menjawab, "tidak. Memang ada raja yang seperti itu?" Jodha menjawab, "ada satu. Raja mughal, yang mulia." Moti seperti tidak jodha akbar 251percaya. Jodha berkata, "hm.. tapi coba lihat bagaimana dia memerintah kerajaannya, sangat mengagumkan." Moti berkata, "padahal selama ini kau sering menulis surat padanya." Jodha seperti teringat pada kebiasaannya menulis surat pada Jalal, "hah.. itu berarti dia menyuruh orang lain untuk membacakan surat itu." Jodha ingat bagaimana ketika dia pertama kali menulis surat untuk mengucapkan terima kasih pada Jalal dan berakhir dengan salah paham, yaitu ketika Jalal datang kekamarnya dan Jodha mendorongnya. Jodha berkata, "sekarang aku mengerti mengapa malam itu Jalal berkata kalau aku memgundanganya dan aku mendorongnya. Pasti ada seseorang yang membaca surat itu dengan tidak betul sehingga kami bertengkar, dan itu memang terjadi." Moti bertanya, "siapa yang bisa melakukan hal seperti itu?" Jodha mengatakan, "siapa lagi kalau bukan maham angga, dia juga yang bermain dalam kasus Sujamal." Moti bilang, "aku tidak mengerti, masalah apa yang dia punya denganmu." Jodha menjawab, "aku tidak peduli tentang maham. Sekarang ia mendapatkan apa yang ia gali, dia sudah tidak berharga lagi di mata Jalal, aku tidak peduli. Aku sedang memikirkan chand begum, mengapa ia meminta bantuan jalal."

Javeda memanggil Resham dan berkata kalau dia tahu Resham adalah pelayan spesial Maham angga. Tapi karena dia tidak tahu cara berdandan, Javeda ingin mendandaninya. Javeda memanggil Zakira  dan menyuruh mendandani Resham sesuai dengan petunjuk Javeda. Semula Resham menolak, tetapi akhirnya dia mau Juga. Zakira melakukan apa yang di katakan Javeda. Al hasil, setelah selesai, muka Resham terlihat hancur dan kayak badut. Tapi Javeda dengan gembira mengatakan kalau Resham sangat cantik. Zakira tertawa di tahan. Resham berkata dalam hati kalau dia menanggung semua ini karena dia menantu maham angga.

Sinopsis Jodha Akbra episode 251. Shehnaz keluar dari sebuah pintu. Dia menuruni tangga sambil berbicara dalam hati. Shehnaz berkata, "ada 4 gerbang untuk masuk keistana dan 2 gerbang untuk keluar." Shehnaz berpikir pasti ada pintu rahasia juga. Maham dan Shehnaz berpapasan. Shehnez membeku, tapi kemudian pura-pura menghitung sesutu. Maham angga bicara padanya. Tapi shehnaz tidak merespon dengan baik. Maham angga mengungkapkan kecuriaannya yang berhubungan dengan ketidak warasan shehnaz. Tapi shehnaz berhasil memperdaya maham. Akhirnya maham dengan kesal meninggalkan shehnaz.

Sinopsis Jodha Akbra episode 251. jodha akbar 251aJodha di kamar Ruq. Ruq duduk di tempat tidurnya. Jodha sedang membuat ramuan. Ruq mengatakan kalau dia tidak mau minum sirup yang terlalu pahit ini. Jodha berkata bahwa sirup ini berbeda, lalu memberikan sirup yang di buatnya pada Ruq dan menyuruhnya minum. Ruq bekata, "kau berkata benar atau berbohong untuk membuat aku meminumnya?" Jodha mengatakan kalau Ruq keras kepala seperti Rahim. Ruq meminum sirup itu dan mengatakan kalau sirup itu lebih pahit. Dia menuduh Jodha berbohong. Jodha tertawa, dia menjawab kalau dia tidak berbohong, karena dia cuma mengatakan berbeda, dan memang yang sekarang lebih pahit dari sebelumnya. Dan sangat penting bagi ruq untuk meminumnya. Ruq, berkata, 'baiklah." Ruq hendak meminum sirup itu tapi dia melihat Jodha melamun. Ruq berkata, "ada apa Jodha begum? kau melamun. Kalau Jalal memanggilmu kau bisa pergi, aku bisa meminta pelayan menemaniku." Jodha menjawa, "tidak begitu. Pikiranku sedang ketempat lain. Boleh kah aku bertanya sesuatu?" Ruq berkata, " silahkan." Jodha bertanya, "apakah anda mengenal Chand begum?" Ruq berkata, "tidak, tapi salima mengatakan kalau dia istri Humayun. Dialah yang mengenalkan konsep istri spesial. Itu sebabnya Jalal punya 3 istri spesial dan salah satunya akan menjadi Marium uz zamani. Dan aku yang beruntung. Well, kau juga istri spesial buat Jalal."  Jodha tersenyum. Lalu Ruq pura-pura sakit kepala. Jodha bilang dia akan membuat obat dan beranjak pergi. Ruq manatap sirup di tanganya dan tersenyum licik.

Sinopsis Jodha Akbra episode 251. Hamida dan gul badan sedang membicarakan Chan begum ketika maham angga datang. Maham telah di panggil untuk memberi informasi tentang surat chand begum, mengingat kalau maham pernah menjadi pelayan setia chand. Maham terkejut mengetahui kalau tawananya telah berhasil mengirim pesan pada Jalal. Maham menutupi keterkejutannya dengan berkata kalau chand begum mengirim pesan pada mereka tanpa dalil yang masuk akal. Maham segera berpamitan pergi, sebelum dia berbalik, wajah jahatnya sudah tampak.  Hamida mengatakan kalau dirinya memikirkan hal yang sama. Tapi dalam pikirannya bahwa mungkin Chand merasa terancam oleh keluarga kerajaan.

Jodha duduk di tempat tidur, Jalal berbaring di pangkuan Jodha. Mereka tertawa. jalal bercerita kalau dulu Khan baba pernah menunjuk seorang guru yang galak untuknya, "kau tahu apa yang terjadi Jodha? aku mengajak guru itu kehutan dan dia kabur dari agra takut padaku." Jodha bilang, "anda nakal sekali." Jodha melanjutkan, "mungkin anda buta huruf, tapi anda tahu tentang banyak hal." Jalal menjawab, "terima kasih pada tuhan yang telah memberiku ingatan yang bagus." Jodha memuji Jalal dengan mengatakan kalau dia memiliki banyak bakat." Jalal berkata, "kurang darimu." Jodha berkata, "anda raja yang besar, apa tidak jodha akbar 251bterpikir oleh anda untuk belajar membaca?" Jalal berkata, " kau mempermasalahkan diriku?" Jodha cepat menyahut, "saya tidak bermaksud begitu.....' Jalal tertawa, "kau cepat sekali serius. Sebenarnya aku ingin belajar, jika gurunya sepertimu akan lebih baik, yang tidak akan kabur kalau saya nakal." Jodha berkata, "anda selalu mengodaku." Jalal tertawa. Jodha bertanya bagaimana Jalal akan menemukan Chand begum. Dia tidak menulis petunjuk apapun dalam surat. Jalal bangkit dan berkata, "tapi aku harus tetap menemukannya." Jodha berkata, "dia hilang beberapa tahun yang lalu, tapi mengapa baru menghubungi anda sekarang? Apakah ada seseorang yang terlibat dengan dia?" Jalal berkata, "mungkin."

Sinopsis Jodha Akbra episode 251. Jalal memanggil pelukis, Todar dan Atgah. Jalal menyuruh semua orang keluar. Jalal berkata dia ingin tahu tentang chand begum dan bagaimana dia menghilang. Atgah mengatakan ini adalah sebuah misteri.  Jalal berkata bahwa ini juga sangat berbahaya. Karena itu Jalal ingin Atgah dan Todar membantu pelukis untuk membuat lukisan chand begum. Mereka setuju. Todar dan atgah memberitahu pelukis tentang fitur dan gambaran sosok chan begum.

Maham datang ketempat rahasianya dan meminta pengawal yang telah membantu chand begum mengirim surat pada Jalal menunjukan diri. Maham berteriak pada Chand begum dan memarahinya. Dia juga menampar wanita itu hingga dia menagis ketakutan. Di istana Pelukis melukis wajah chand begum sesuai dengan gambaran yang diberikan oleh Todar dan Atgah syah. Akhirnya setelah selesai, pelukis memanggil Jalal dan menunjukan lukisannya. Jalal menatap lukisan itu dengan berjuta perasaan.

Di tempat rahasianya, maham menyiksa chand begum. Maham bahkan dengan kejam menarik rambutnya dan berkata, "hidupmu di sini, dan akan berada di sini saja. Anda tidak akan keluar dari sini Chand begum. Kau membusuk di sini dan akan mati di sini. Tidak ada tempat untuk mu pergi dari sini. Aku tidak tahu siapa yang menolongmu dan memberitahu Jalal tentang mu. Tapi aku akan menemukannya. kalu harus memberitahu saya tentang rahasia yang ada di didalam hatimu. Tak seorangpun akan datang membantu, karena tidak ada yang tahu tentang tempat ini. Jika kau tidak mau memberitahuku tentang harta karun dan tempatnya, maka aku akan membunuhmu." .....Sinopsis Jodha Akbra episode 252

Bagikan :
loading...
Back To Top